AMURT dan UNNES adakan Studium General Penguatan Storytelling untuk Anak Usia Dini kepada Mahasiswa PGPAUD FIP Universitas Negeri Semarang

Pada tanggal 08 September 2017 ini AMURT dan PGPAUD UNNES kembali bekerjasama dalam menyelenggarakan acara Stadium Generale “Penguatan Storytelling untuk Anak Usia Dini kepada Mahasiswa PGPAUD FIP UNNES.“ Pembicara dalam Studium Generale ini adalah  member AMURT yang merupakan seorang international storyteller dari Taiwan, Mr. Rutger Tamminga.

Studium Generale ini diikuti oleh 150 orang mahasiswa Jurusan PG PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNNES dari kelas reguler dan kelas internasional. Mayoritas mahasiswa yang ikut adalah perempuan, dan hanya ada 4 mahasiswa laki-laki. Selain mahasiswa acara ini juga dihadiri para dosen Jurusan PGPAUD UNNES, dan seorang ahli pengembangan kurikulum pendidikan dari Trnava University Slovakia, Profesor Branislav Pupala.

Acara dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNNES, Prof Dr Fakhruddin. Dalam sambutannya, Prof Fakhruddin menyampaikan bahwa Studium General tersebut merupakan kegiatan unggulan di Jurusan PAUD. Menurutnya, dengan menghadirkan narasumber dari luar negeri diharapkan agar mahasiswa tidak menjadi jago kandang, tetapi agar mempunyai wawasan dan ilmu yang luas dengan mengetahui dan belajar pengalaman lain dari mancanegara. Prof Fakhruddin juga menyampaikan apresiasinya yang sangat besar terhadap kegiatan ini dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada AMURT yang telah menyediakan narasumber (Mr Rutger Tamminga) dalam kegiatan ini.

Narasumber dari AMURT Rutger Tamminga (depan, paling kiri), Dekan FIP UNNES Prof Dr Fakhruddin (belakang, paling kiri), Ketua Panitia Studium Generale Wulan Adiarti, M.Pd. (kedua dari kiri), Prof Branislav Pupala (kedua dari kanan), dan Ketua Jurusan PGPAUD UNNES Edi Waluyo, M.Pd. (paling kanan) saat berfoto bersama dalam acara “Studium Generale Penguatan Storytelling untuk Anak Usia Dini kepada Mahasiswa PGPAUD FIP UNNES, 08 September 2017.

Menurut ketua Jurusan PGPAUD UNNES, Edi Waluyo, M.Pd., semua mahasiswa baru di jurusan PAUD, baik dari kelas internasional maupun kelas reguler, dilibatkan dalam acara ini. Hal ini menurutnya dimaksudkan untuk membekali dan memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar lebih bersemangat dan terbuka cakrawalanya dalam menimba ilmu tentang anak usia dini dimasa-masa study selanjutnya.

Salah seorang peserta diminta untuk praktik menjadi storyteller dengan menggunakan media buatan Mr. Tamminga yang dia beri nama Baby Circle.

Dalam pemaparannya, Mr Tamminga menjelaskan bahwa storytelling memiliki kekuatan yang luar biasa sebagai sarana pendidikan anak usia dini. Melalui storytelling, lanjutnya, seorang guru bisa mendidik dan mengajar anak-anak secara efektif, menyenangkan dan mudah diingat. Melalui kisah atau cerita, anak bisa belajar apa saja, mulai dari soal bahasa, seni, budaya, pengetahuan, hingga nilai-nilai moral. Meskipun demikian, dia menegaskan bahwa cerita harus dikemas secara menarik dan disampaikan dengan cara dan media-media yang menarik juga. Oleh karena itu dalam acara ini Mr Tamminga juga mendemonstrasikan teknik dan strategi menjadi seorang storyteller dengan berbagai macam media secara kreatif. Tak hanya itu, narasumber kelahiran Belanda ini juga mengajak semua peserta untuk bergerak dan praktik secara langsung.

Mr Tamminga mengajak seluruh peserta untuk praktik langsung beberapa teknik dan gerakan kreatif dalam storytelling.

Suasana Studium Generale ini berlangsung sangat hidup, dan semua peserta sangat aktif meskipun narasumber sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar. Hal ini juga diakui oleh Ketua Jurusan PGPAUD UNNES, Edi Waluyo, M.Pd., bahwa menurutnya acara sangat luar biasa dan lain dari yang lain. Narasumber mampu membuat peserta aktif semua, mampu menghidupkan suasana dan menyampaikan materi dengan sangat baik. Ke depan dirinya berharap bisa tetap menjalin kolaborasi dengan AMURT dalam rangka pengembangan pendidikan anak usia dini, khususnya bagi calon-calon guru atau praktisi PAUD.

Special request dari narasumber, Mr Tamminga, kepada empat peserta laki-laki (dari seluruh peserta, hanya ada 4 peserta laki-laki) untuk praktik memperagakan teknik dan gerakan-gerakan kreatif dalam storytelling.

Hal senada juga diungkapkan oleh salah seorang peserta Studium General ini, Alfi Nur Hidayah. Mahasiswa PGPAUD angkatan 2015 ini menyampaikan bahwa acara yang berlangsung sangat menarik dan meniginspirasi. “Acara sangat menarik, menginspirasi dan membuat kita semakin termotivasi untuk menerapkan storytelling kepada AUD (anak usia dini—red). Oke-nya acara ini adalah pembicaranya sangat aktif dan komunikatif, banyak menggunakan media-media dalam storytelling,” ungkapnya dengan nada sungguh-sungguh.

AMURT pertama kali bekerjasama dengan Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD) Universitas Negeri Semarang (UNNES) adalah pada tanggal 22-23 Maret 2017 yang lalu saat Education Consultant AMURT Indonesia, Ms. Usha Chang, diundang menjadi narasumber pada Workshop APE bagi Guru PAUD Se-Kota Semarang. Untuk selanjutnya AMURT akan bekerjasama dengan PGPAUD UNNES dengan menjadi juri dalam International Competition: Developing a Suitable Learning Media for Young Children, 28-29 September 2017.

Related Post
0 Comments