Komunitas Peduli PAUD (KPP) Desa Moro Demak mampu dobrak Kesadaran Warga Menyekolahkan Anak Usia Dini hingga 43%

Komunitas Peduli PAUD (KPP) adalah sebuah forum multi-stakeholders di tingkat desa yang mendedikasikan dirinya terhadap kemajuan pendidikan anak usia dini. Forum ini pembentukan awalnya difasilitasi oleh fasilitator AMURT, namun dalam pelaksanaannya dikelola secara mandiri oleh para anggotanya.

Para anggota KPP sedang berdiskusi membahas topik gender dalam pertemuan KPP, 04 Agustus 2017 di PAUD Darun Najah Moro, Demak, dipandu oleh Fasilitator AMURT, Suparmanto (paling kanan)

Di sebuah desa yang berada di pesisir utara Kabupaten Demak, yaitu Desa Moro, Kecamatan Bonang, pada hari Jum’at, tanggal 04 Agustus 2017 mengadakan pertemuan. Pertemuan berlangsung di PAUD Darun Najah Desa Moro, Kecamatan Bonang, Kab. Demak. Pertemuan dimulai pukul 13:00 WIB. Anggota yang mengikuti pertemuan ini berjumlah 9 orang. Dalam pertemuan ini para anggota KPP mempelajari topik pembahasan mengenai gender. Dibantu oleh fasilitator dari AMURT (Suparmanto dan Kartika), para anggota KPP ini mendiskusikan tentang apa sebenarnya gender itu, bagaimana realitas dan bias gender dalam masyarakat, dan bagaimana hubungannya dengan perkembangan anak usia dini.

Para anggota KPP sedang menuliskan hasil diskusi mereka tentang topik gender, pada pertemuan KPP, 04 Agustus 2017 di PAUD Darun Najah Moro, Demak.

Pertemuan KPP sendiri merupakan agenda rutin mereka, baik dalam rangka berkordinasi menyusun agenda kegiatan bersama maupun untuk mempelajari berbagai isu terkait pendidikan anak usia dini. Topik pembicaraan dalam pertemuan-pertemuan tersebut sangat beragam, seperti persoalan hak anak, perlindungan anak, pendidikan anak usia dini, dan isu-isu lain terkait pengasuhan anak usia dini.

Bapak Nur Arifin (paling kanan) sedang berdiskusi membahas topik gender dalam pertemuan KPP, 04 Agustus 2017 di PAUD Darun Najah Moro, Demak.

Pada pertemuan KPP ini, penyelenggara PAUD Moro Demak, Nur Arifin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lembaganya sangat terbantu dengan kehadiran KPP. “Saya merasa sangat terbantu dengan kehadiran KPP, karena mereka yang menyosialisasikan pentingnya PAUD di lingkungannya,” ujarnya. Bahkan menurutnya jumlah murid PAUD Darun Najah Moro saat ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu 43%, meningkat dari 23 siswa menjadi 33 siswa. KPP lah yang membantu melakukan sosialisasi tentang pentingnya PAUD di lingkungan mereka masing-masing. “Tidak hanya pada sosialisasi, anggota KPP juga mengantar langsung calon siswa untuk mendaftar di PAUD”, lanjut Pak Nur Arifin dengan disertai tepuk tangan dari para peserta yang hadir saat itu.

Related Post
0 Comments