Dinas Pendidikan Kota Semarang Siap Menjadikan Sekolah Dampingan AMURT Sebagai Pilot Project

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang siap mengadopsi kemajuan-kemajuan yang telah dicapai oleh lembaga-lembaga PAUD yang telah didampingi AMURT semenjak tahun 2015 di Kota Semarang dan Demak, khususnya pasca AMURT sudah tidak lagi mendampingi para guru dan lembaga. “Kalau KTSP lembaga dampingan AMURT sudah bagus, bisa dikembangkan Dinas, bisa untuk pilot project kurikulum muatan lokal Dinas Pendidikan Kota Semarang,” ujar Pak Ahmad Juri, Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang saat merespons perjalanan program AMURT di Kota Semarang dan Demak dalam pertemuan multi-stakeholders PAUD yang dilangsungkan pada 20 November 2017.

Program Manager AMURT Indonesia (ke-4 dari kiri) beserta CEO AMURT Indonesia (ke-3 dari kiri) memberikan pemaparan mengenai program AMURT di Kota Semarang dan Demak kepada para peserta pertemuan multi-stakeholders PAUD, 20 November 2017, di Ruang Oval Lt. II Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Di dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Oval Lt. II Dinas Pendidikan Kota Semarang ini, Program Manager AMURT Femilya Putri menyampaikan perkembangan program yang telah dijalankan AMURT di Semarang dan Demak selama 3 tahun ini, lalu mendiskusikan follow-up dari kerja sama AMURT dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang dan HIMPAUDI yang sudah terjalin sejak 2015 lalu. Selain dari Dinas Pendidikan, hadir dalam pertemuan ini adalah Ketua HIMPAUDI Kota Semarang, UPTD Kec. Gayamsari, HIMPAUDI Kec. Genuk dan HIMPAUDI Kec. Gayamsari. Sedangkan pihak AMURT diwakili oleh Program Manager Femilya Putri, CEO I Gusti Putu Wati Hernawati dan Asisten CEO Genie Fitriady Fendi.

Untuk kelanjutan program, Pak Juri meminta agar sekolah-sekolah yang telah didampingi AMURT membuat rencana aksi dengan merumuskan program-program dalam rangka menyebarkan dan berbagi pengalaman dengan lembaga atau guru lain. “Bagusnya difasilitasi di gugus.  Jadi, minimal gugus itu nanti menjadi juara, yang gugusnya ada sekolah yang didampingi AMURT,” ujar Pak Juri memberikan semangat kepada sekolah-sekolah yang didampingi AMURT di Kota Semarang.

Kepala Seksi Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang Ahmad Juri (kanan, berkacamata) memberikan tanggapan mengenai perjalanan program AMURT di Kota Semarang dan Demak dalam pertemuan multi-stakeholders PAUD, 20 November 2017, di Ruang Oval Lt. II Dinas Pendidikan Kota Semarang.

Antusiasme untuk menerapkan apa yang sudah dicapai oleh AMURT juga disampaikan oleh Liyana, Ketua HIMPAUDI Kec. Genuk. Ia menyampaikan pentingnya sharing dari para sekolah dan guru dampingan AMURT. “Terima kasih banyak, karena sudah banyak yang menjadi dampingan AMURT. Saya minta kepada AMURT untuk memberikan pengumuman kepada para guru yang bergabung agar bisa sharing apa yang diperoleh di AMURT,” ujarnya menyambut apa yang telah disampaikan oleh Pak Juri.

Sedangkan Ketua HIMPAUDI Kota Semarang, Rr. Evi Trisnawati, menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap kerja-kerja AMURT. “Saya acungi jempol dan angkat topi untuk AMURT. Kami sangat berterima kasih, banyak kreativitas teman-teman setelah ikut AMURT, bahkan beberapa dari mereka mampu mencapai taraf-taraf tertentu,” ujarnya. Ia pun selama ini telah mencoba memfasilitasi para anggotanya dan ke depan akan terus berusaha mengembangkan apa yang sudah dilakukan AMURT, khususnya bekerjasama dengan para Kader PCP. “Banyak anggota PCP adalah HIMPAUDI dan mereka banyak mengembangkan kegiatan,” tambahnya.

0 Comments