Buku miniseri AMURT

Dukungan Keluarga Untuk Perkembangan Anak Usia Dini

Review Buku “Lompat Dua Kali” yang Diterbitkan oleh AMURT Indonesia

Buku mini seri AMURT Indonesia
Buku Miniseri AMURT Indonesia

AMURT Indonesia baru saja menerbitkan buku miniseri untuk anak usia dini yang akan digunakan untuk Home Reading Program di lembaga dampingannya. Buku-buku tersebut secara khusus ditujukan untuk anak usia 3 – 4 tahun dan 4 – 5 tahun. Salah satu buku yang menarik untuk diulas adalah “Lompat Dua Kali”. Buku ini ditulis oleh Aprilia Candra Krisnawati, S.Pd. Secara khusus buku “lompat Dua Kali” ini ditujukan untuk anak usia 4 – 5 tahun.

Aprilia adalah pendidik dalam proyek “Pelatihan Guru yang Efektif dan Duplicable” yang diselenggarakan AMURT Indonesia dalam kurun waktu 2015 – 2019. Melalui seleksi Pelatihan Calon Pelatih (PCP) Aprilia kemudian terpilih menjadi salah satu fasilitator AMURT dan hingga saat ini menjadi Community Organizer (CO) AMURT untuk Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak di proyek “Mewujudkan Anak Indonesia yang Berkarakter dan Tangguh”. Proyek “Mewujudkan Anak Indonesia yang Tangguh dan Berkarakter” ini rencananya akan direalisasikan antara tahun 2019-2022 ini.

Buku Lompat dua kali ini bercerita tentang bagaimana dukungan keluarga, terutama ibu terhadap perkembangan anak-anak mereka. Dalam buku tersebut diperlihatkan bagaimana ibu katak, kelinci, kanguru, kucing, belalang, dan tupai memberikan stimulasi kepada anak-anak mereka untuk melompat dua kali. Masing-masing ibu memberikan perintah yang sama kepada anaknya, “Lompat dua kali!” Anak-anak distimulasi untuk terus mencoba hingga akhirnya mereka sungguh mampu melompat, bahkan dapat mengaplikasikan kemampuannya tersebut untuk bermain dan berinteraksi bersama anak-anak binatang yang lain.

Aprilia sengaja memilih binatang kangguru, kucing, belalang, dan tupai sebagai tokoh dalam bukunya untuk memperkenalkan berbagai jenis binatang yang dapat melompat kepada anak-anak.

Dalam setiap halaman, kalimat yang diucapkan sama: “Lompat dua kali!” Kenapa? Karena buku ini memang bertujuan untuk meletakkan dasar bagi perkembangan literasi anak. Menurut Usha Chang, Educational Consultant AMURT Indonesia, saat ini masih sulit menemukan buku yang dapat memfasilitasi pembaca pemula (emergent reader), khususnya untuk anak usia dini. Anak usia dini sedang dalam tahap mengembangkan kemampuan berbahasanya, di antaranya ya adalah kemampuan membaca dan berbahasa lisan. Menurut Satuan Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA), kemampuan berbahasa anak usia 4 – 5 tahun ada di tahap mampu mengucap 6 – 10 kata. Sementara itu sebagian buku yang untuk anak usia dini yang beredar di pasaran memiliki kalimat yang sangat panjang dan struktur yang kompleks. “Hal ini tentu saja tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak”, kata Usha

“Karena itulah, buku-buku terbitan AMURT, termasuk Lompat Dua Kali, ini diupayakan dibuat dengan menggunakan kalimat pendek dan berulang agar berkontribusi pada upaya menumbuhkan kecintaan anak terhadap buku”, kata Usha. Beliau menambahkan, “Karena buku yang dipaparkan padanya sesuai dengan tahap perkembangannya. Harapannya, anak-anak tersebut kelak kelak akan tumbuh menjadi generasi yang suka membaca dan terus menghidupi rasa ingin tahunya melalui buku.” Seperti yang dikatakan Laura Bush (2003), “A love books, of holding book, turn its pages, looking at its pictures , and living its fascinating stories goes hand in hand with a love of learning.”


0 Comments