Hari Peduli PAUD Yang di Selenggarakan AMURT Indonesia di Hadiri Hampir 3000 Peserta

AMURT Indonesia – HPP (Hari Peduli PAUD) yang diselenggarakan oleh AMURT Indonesia di gedung IPHI Jogoloyo, Wonosalam, Kabupaten Demak pada hari Sabtu, 24 November 2018 berjalan dengan lancar dan meriah.

Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Peserta melakukan senam bersama

Tercatat hampir 3000 peserta yang terdiri dari 928 anak, 1.856 orang tua, 152 guru/pengelola hadir dalam acara tersebut yang berasal dari 45 lembaga dampingan AMURT di Semarang dan Demak.

Dari pihak pemerintah hadir perwakilan dari Camat dan Bunda PAUD kecamatan Wedung, penilik UPTD kecamatan Bonang, staf dinas pendidikan kabupaten Demak dan perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Semarang Ibu Dr. Ernest Ceti Septyanti selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan II yang ikut memberikan sambutannya tentang pentingnya pendidikan bagi Anak Usia Dini.

Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Sambutan Ibu Dr. Ernest Ceti Septyanti

Pihak AMURT telah menyediakan 4 Arena sebagai sarana bagi anak dan orang tuanya untuk bermain dan berinteraksi bersama didalam permainan tersebut. Harapannya agar anak dan orang tua dapat bersosialisasi, dan lebih mendekatkan antara anak dengan orang tua.

Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Arena 1

3 Arena di dalam ruangan, dan 1 arena di luar ruangan, pembagian 4 arena ini dimaksudkan untuk membagi seluruh peserta yang hadir agar bisa bermain disetiap arena secara bergantian, karena melihat banyaknya peserta yang hadir.

Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Arena 2
Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Arena 3
Hari Peduli PAUD dihadiri Hampir 1000 Peserta
Arena 4/Arena Bebas

Harapan diadakannya acara ini tentu saja agar pendidikan bagi Anak Usia Dini lebih diperhatikan, baik dari pihak pemerintah dan masyarakat. Mereka adalah calon bibit-bibit penerus bangsa yang harus kita berikan perhatian yang lebih serius, dan lebih baik dari sekarang. Karena merekalah yang akan menentukan bagaimana nasib bangsa kita pada tahun-tahun yang akan datang.

0 Comments