Kegiatan Hari Pertama AMURT Indonesia di TK Al Khairaat Palu

AMURT Indonesia – Pada tanggal 07 November 2018, Team AMURT Indonesia melanjutkan kegiatan bakti sosialnya di TK Al Khairaat, Palu, Sulawesi Tengah. Kegiatan pelatihan ini diberikan kepada para pendidik agar nantinya dapat diaplikasikan kepada anak-anak didik mereka yang terdampak bencana gempa dan Tsunami.

Adapun kegiatan pelatihan yang diberikan adalah sebagai berikut;

1. Ice Breaker

Ice breaker merupakan sebuah aktivitas yang dilakukan untuk melatih konsentrasi, memberikan rasa nyaman serta untuk mengurangi kejenuhan para peserta.

2. Fun Movement For Children

Diberikannya pelatihan Fun Movement For Children kepada para peserta dimaksudkan untuk memberikan pembelajaran kepada para guru untuk kemudian diajarkan kepada anak muridnya sebuah kegiatan yang menyenangkan.

3. Healing Movement For Children

Sebuah gerakan yang berfungsi untuk menghilangkan rasa trauma kepada anak-anak melalui beberapa gerakan, seperti;

a. Brain Gym : Senam otak, berguna untuk merangsang sel-sel syaraf pada otak anak melalui beberapa gerakan,

  • Saklar otak, yang bertujuan untuk mempersiapkan kemampuan otak dalam belajar, membantu meningkatkan kemampuan fokus dan partisipasi anak dalam beraktifitas/belajar.
  • Gerakan menyilang, bertujuan untuk mengaktifkan otak secara keseluruhan, mengaktifkan sistem syaraf otak belahan kanan dan kiri sehingga otak dalam kondisi dinamis.
  • Kait positif, bertujuan untuk menguatkan perasaan positif dalam diri, meningkatkan kepercayaan diri dan emosi dalam keadaan seimbang.
  • Minum air, walaupun minum air putih sepele, namun ternyata sangat berguna bagi otak, karena air puth dapat memberikan energi kepada otak.

b. Gerakan lambat ; melakukan beberapa kegiatan seperti binatang.

 

4. Pemijatan ; berguna untuk melemaskan otot-otot setelah beraktifitas.

5. Relaxasi ; membantu otak dalam keadaan relax, meredakan stress dan merelaxkan seluruh tubuh.

6. Healing stories for children ; belajar untuk membuat cerita baru yang lebih menarik untuk anak-anak.

 Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mengurangi trauma pasca gempa dan Tsunami yang mereka alami secara perlahan-lahan dan akhirnya mereka dapat melupakan kejadian tersebut dan memiliki semangat baru untuk menjalankan kehidupan yang normal seperti sedia kala.

0 Comments