Testimoni Aizzatul Alliyah

Testimoni Ibu Hj.Aizzatul Alliyah Setelah di Dampingi AMURT Indonesia

Testimoni Hj. Aizzatul Alliyah Selama didampingi oleh AMURT Indonesia sejak tahun 2015-2018.

Testimoni Aizzatul Alliyah
Hj Aizzatul Alliyah

Nama : Aizzatul Alliyah
Tempat, Tanggal, Lahir : Pati, 06 Juli 1968
Alamat : Desa Cebolek, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Bali.
Ayah : H. Muhammad Zainuddin
Ibu : Hj. Siti Aisyah
Jumlah Saudara : 8 Bersaudara, dan saya anak yang ke-7

Saya tumbuh ditengah-tengah keluarga yang sederhana, namun orangtua saya ketat didalam pergaulan, sehingga setelah pulang dari sekolah, saya dirumah saja dan jarang main kerumah teman atau jalan-jalan ke tempat keramaian. Bahkan nonton TV dan mendengarkan radio tidak diperbolehkan.

Sehingga Saya menjadi Anak yang buta informasi dan kurang pergaulan. Dan dengan sikap perilaku Orang Tua Saya yang sangat berlebihan didalam mengkhawatirkan terhadap anaknya, sehingga Saya tumbuh menjadi orang yang kurang percaya diri, minder, penakut, dan kurang mandiri.

Pada tahun 1990 Saya telah selesai Sekolah Aliyah (Sekolah Menengah Keatas) di Madrasah (PIM) PERGURUAN ISLAM MATHOLIUL FALAH di desa Kajen, Margoyoso, Pati. Kemudian Saya langsung menikah dengan Pria kelahiran Demak.

Setelah menikah kami tidak langsung hidup berumah tangga, namun Saya ikut ke Kediri Jawa Timur yang bertugas menjadi Guru/Pendidik Di Pondoknya. Dan setelah tugas Suami Saya selesai baru Saya mulai hidup berumah tangga di Desa Karangrejo Kec. Bonang Kab. Demak.

Testimoni Aizzatul Alliyah
Keluarga Ibu Hj Aizzatul Alliyah

Dalam berumah tangga Saya termasuk orang yang kurang bergaul, hari-hariku Aku lewati dengan kegiatan di rumah, sesekali Aku pergi dan keluar kalau ada kepentingan. Dan dalam berumah tangga Aku termasuk Orang yang lama mendapat keturunan/momongan, kurang lebih 17 tahun barulah Aku diberi Buah Hati tepatnya 11 Januari 2007 telah lahir Anak Kami, Putri yang cantik yang Saya beri nama “ELOK NI’MATUL MAULA”.

Dan dalam berumah tangga Saya mempunyai tetangga yang bernama UMI ZAHROH yang berasal dari Pati, Dia pernah mengajar TK di Jakarta selama 5 tahun. Dia Saya ajak untuk membuat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Pada mulanya Dia canggung dan ragu apa nanti ada muridnya sedangkan Bu Aik itu Orangnya tidak pernah keluar dan bergaul dengan masyarakat, namun akhirnya Dia mau dan setuju tentang Pendirian PAUD. Dan tentunya harapan dari Saya Dia nanti akan Saya jadikan Pengelola dan Saya sebagai Fasilitatornya.

Testimoni Aizzatul Alliyah

Pada tahun 2012 Saya mendirikan PAUD dan Saya beri nama “PAUD USWATUN HASANAH” dan Alhamdulillah ada peserta didiknya kurang lebih 10 orang dan semakin tahun semakin bertambah, namun juga ada pasang surutnya.

Dari Lembaga PAUD inilah Saya mulai berinteraksi dengan Wali Murid dan Masyarakat meskipun Saya masih belum berani untuk mengikuti pertemuan-pertemuan yang diadakan oleh Himpaudi Kecamatan Bonang dan biasanya Saya wakilkan kepada Pendidik PAUD.
Seiring perjalanan waktu lama-lama Saya mencoba untuk ikut pertemuan-pertemuan dan pelatihan-pelatihan sebagai tuntutan tanggung jawab Pengelola. Meskipun demikian Saya tetap kurang percaya diri, minder, dan takut.

Testimoni Aizzatul Alliyah
Ibu Aiz berfoto bersama Team AMURT Indonesia

Namun setelah Saya bergabung dengan “AMURT” yang mana Amurt ini mempunyai tujuan Planning dan Program agar Lembaga PAUD yang di tanganinya ini Maju, Maju dalam segala bidang.
Bukan hanya maju dalam cara mendidik, bukan hanya maju dalam peserta didiknya, bukan hanya maju dalam pendidiknya, bukan hanya maju dalam Pengelolanya, bukan hanya maju dalam Lembaganya, tetapi Maju semuanya. Tentunya dengan cara Amurt memberikan Support, Bimbingan, dan Pendampingan.

Lembaga Saya diikut sertakan Pelatihan-pelatihan/ Workshop dan Amurt membantu Lembaga Saya Infra Struktur Sekolah dan menyuplai kebutuhan Lembaga. Dan Lembaga Saya diikut sertakan untuk Study Banding di Paud-paud yang sudah Maju. Dan Amurt menunjuk PAUD Saya sebagai (School Model) Paud Percontohan. Dan Paud Saya dijadikan tempat Study Banding bagi Paud-paud lain.

Testimoni Aizzatul Alliyah

Maka akhirnya dari sinilah rasa percaya diri mulai timbul, rasa takut dan minder mulai berkurang.
Dari sinilah terasa dampak/manfaat Amurt yang Luar biasa, sebab Amurt ini bukan hanya membuat maju Lembaga Saya, namun Amurt juga bisa merubah diri Saya menjadi orang yang percaya diri.
Dan dari bekal percaya diri ini Saya berani membuat Jam’iyyah Silaturrohim Ibu-ibu Paud yang diadakan setiap sebulan sekali, dan Saya juga berani memimpin acara sendiri.

Yang terakhir Saya mengucapkan Terimakasih yang sebanyak-banyaknya atas Jasanya, Bimbingannya, dan Pendampingannya kepada Lembaga Saya. Dan telah menjadikan diri Saya sebagai Orang yang percaya diri.



0 Comments