AMURT & Universitas Negeri Semarang (UNNES) selenggarakan Workshop “Pengembangan APE” untuk Guru PAUD Se-Kota Semarang

Sebagai wujud kerjasama antara AMURT Indonesia dengan UNNES (Universitas Negeri Semarang) pada tanggal 22 Maret 2017 diadakan workshop “Pengembangan Alat Permainan Edukatif (APE)” yang bertempat di Gedung Dekanat, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNNES, Kota Semarang. Di dalam workshop ini narasumber utamanya adalah Usha Chang dari Kuala Lumpur, Malaysia. Usha Chang, yang merupakan praktisi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan juga konsultan pendidikan AMURT Indonesia, selama setengah hari berbagi pengalamannya kepada para pendidik PAUD se-Kota Semarang yang berpartisipasi di dalam acara tersebut.

Acara yang berlangsung dari pukul 13:00 sampai dengan 17:00 WIB tersebut berjalan dengan sangat meriah. Sejumlah 82 pendidik PAUD  yang berasal Kota Semarang hadir untuk berpatisipasi penuh semangat.

Setelah diperkenalkan kepada para peserta workshop oleh Ibu Dewi dari Jurusan PG PAUD UNNES, Usha Chang kemudian memulai acara dengan menggali informasi dari para peserta mengenai permasalahan yang ada di lembaga PAUD masing-masing peserta. Selanjutnya, Usha, begitu dia akrab dipanggil, melakukan sharing pengetahuan tentang media pembelajaran yang bisa digunakan di dalam konteks permasalahan yang ditemukan. Setelah itu peserta workshop dibagi menjadi 10 kelompok dan menentukan 32 bahan untuk media APE (Alat Permainan Edukatif) dan dicari keunggulan serta kekurangan dari bahan tersebut. Setelah semua kelompok selesai dengan hasil masing-masing dilakukanlah koreksi bersama dengan cara masing-masing anggota kelompok saling berkunjung ke kelompok lain.

Usha Chang sedang menjelaskan kepada para peserta workshop mengenai berbagai macam bahan yang bisa digunakan untuk pengembangan APE

Setelah selesai berkunjung antar kelompok, para peserta kembali lagi dalam kelompok untuk membahas tentang teori Bloom Taxonomy, yaitu tentang klasifikasi dari tujuan belajar yang seharusnya dijadikan acuan oleh pendidik di dalam menentukan tujuan belajar (learning objectives). Tujuannyanya adalah untuk mencapai proses pendidikan yang holistik.

Workshop ini diakhiri dengan menyayikan lagu Naik-Naik Ke Puncak Gunung sambil melakukan gerakan-gerakan senam sederhana. Hal tersebut dilakukan untuk  mencocokan 6 level tingat perkembangan kognitif. Di akhir session Usha Chang berpesan kepada para guru agar selalu menggali kreativitas di dalam pembuatan APE. Banyak media yang bisa dilihat sebagai bahan mencari inspirasi, bisa lewat media sosial di internet seperti Facebook, Pinterest, Instagram, dan lainnya.

0 Comments